Our Gallery

Contact Info

Kendala yang Sering terjadi Selama Belajar Daring

Sudah Dua Tahun kita menghadapi pandemi yang menyebabkan kegiatan belajar kita di sekolah harus dilakukan secara daring atau pembelajaran jarak jauh. Dan juga, karena pandemic Covid-19 ini menjadikan kesenjangan pendidikan di Indonesia menjadi lebih besar, Di karenakan, banyaknya kendala pembelajaran secara daring yang ditemui, mulai dari kendala terbatasnya teknologi, metode belajar, dan lain2nya.

Apa aja Sih kendala pembelajaran secara daring di Indonesia?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh World Bank dalam Estimates Of Covid-19 Impacts On Learning And Earning In Indonesia: How To Turn The Tide (2020) . sebesar 67% guru yang ada di Indonesia mengaku kesulitan dalam menggunakan perangkat seperti hp, laptop, dan mengoperasikan platform pembelajaran online.

Belum meratanya penyebaran saran dan prasarana pembelajaran jarak jauh juga menjadi masalah utama dalam pembelajaran saat ini. Tidak hal ini saja, pebelajaran jarak jauh juga menimbulkan berbagai tantangan lain seperti

  1. Berkurangnya Interaksi antara siswa dan guru

Dikarenakan aktivitas belajar dilakukan secara daring. Maka hal ini tentunya mengurangi interaksi antara guru dan pelajar, kesejahteraan pelajar dan juga interaksi sosial. Apalagi pelajar dan guru yang tinggal di daerah pedalaman yang memiliki konektivitas internet yang buruk.

Bahkan di beberapa sekolah di Indonesia lebih memilih mencetak materi pelajaran dan latihan soal lalu diberikan kepada siswa secara berkala meskipun kegiatan penbelajaran ini cendurung satu arah.

  1. Proses belajar siswa tidak bisa diawasi secara langsung

Kegiatan belajar yang tidak bisa dipantau secara tatap muka menjadikan guru kesulitan untuk memantau pembelajaran dan nilai belajar siswa. Hal ini menyebabkan menurunnya nilai belajar siswa dan tak sedikit yang memutuskan untuk berhenti sekolah  karena hal ini.

Progres belajar siswa juga sulit untuk di lihat guru dan beberapa laporan yang ada menyebutkan bahwa siswa tidak memberikan upaya yang maksimal ketika mengerjakan tugas, dan bahkan lebih memilih melakukan tindakan curang seperti menyontek melalui internet dan meminta bantuan keluarganya untuk menyelesaikan tugas yang di berikan oleh sekolah.

  1. Sulit beradaptasi dengan pembelajaran jarak jauh

Dikarenakan hal seperti belajar secara daring ini baru, banyak diantara siswa dan guru yang sulit beradaptasi dan juga tidak semua siswa dan guru memiliki fasilitas yang mendukung untuk melakukan pembelajaran daring.

Tidak hanya siswa dan guru, orang tua siswa juga membutuhkan bimbingan tentang bagaimana cara mengoperasikan pembelajaran di rumah.berkurangnya interaksi antara siswa dan guru telah memberikan beban mengajar dari guru ke orang tua siswa. Orang tua harus selalu mengawasi kegiatan belajar anaknya agar tidak bermain-main.

  1. Berkurangnya motivasi siswa untuk mengikuti kelas daring

Penelitian yang di lakukan oleh UNICEF dalam Situational Analiysis On Digital Learning Landscape In Indonesia, motivasi siswa untuk belajar secara mandiri masih sangat rendah. Hal ini di sebabkan karena tidak adanya ruang fisik sekolah dan guru yang mengawasi progress belajar membuat siswa kurang serius ketika belajar. Meraka lebih memilih untuk bermain game atau melihat konten hiburan yang ada di perangkat digital meraka yang seharusnya di gunakan untuk belajar.

Dan juga, kondisi rumah yang tidak mendukung, kurangnya akses internet dan fasilitas belajar daring, atau membantu pekerjaan orang tua juga menjadi faktor sulitnya siswa berpartisipasi secara aktif di dalam kegiatan pembelajaran.

  1. Mahalnya biaya penggunaan internet dan akses platform belajar

Kurangnya sinyal internet yang lancer dan mahalnya biaya internet menjadikan tidak bisa diaksesnya pembelajaran secara daring oleh sebagian besar guru dan pelajar.

Meskipun Pemerintah sudah berusaha memberikan paket internet secara gratis, tetapi belum merata dan belum bisa digunakan secara maksimal karena sistem kuota yang belum mencakup platform-platform belajar lainnya.

Meskipun pemerintah sudah meningkatkan konektivitas internet, ini tidak berlaku untuk beberapa siswa karena banyak juga siswa yang tidak memiliki fasilitas yang memadai seperti ponsel dan komputer untuk belajar. Biasanya mereka akan meminjam ponsel milik orang tua atau saudara mereka, bahkan juga ada yang mengandalkan temannya untuk berbagi tugas dari sekolah.

Inilah beberapa kendala yang terjadi ketika pembelajaran daring dilakukan. Dari bebagai masalah pembelajaran daring yang kita temui, ada banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Pembelajaran jarak jauh ini menuntut kita untuk bisa menguasai teknologi pembelajaran membuat metode dan model pembelajaran yang sesuai dengan keadaan saat ini, serta mengenal berbagai macam media pembelajaran masa kini.

Di Primagama Galur. kamu bisa mendapatkan beragai macam arahan untuk membantumu belajar daring  agar tidak mengurangi nilai

Kendala belajar daring juga bisa diatasi dengan mengikuti bimbel primagama galur. Di primagama Galur sudah menyiapkan berbagai macam metode dan model belajar yang cocok untuk kamu belajar secara daring. Dengan tutor yang asik dan professional, kamu bisa meningkatkan nilai belajar kamu dan bisa semangat kembali dalam belajar. Kami juga membuka kelas bimbel secara offline dan sudah menjalankan protokol kesehatan.

YUK SEGERA DAFTAR!!!

Kendala Belajar daring
galurprimagamaadmin

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *